Posted on Leave a comment

Simak Pengertian dan Apa Saja yang Harus Ada Dalam Invoice Onlinemu!

Ilustrasi cara membuat invoice online

Beberapa tahun belakangan ini semakin banyak transaksi jual beli yang berbasis online, terutama semenjak e-commerce mulai bermunculan. Jika kamu merupakan penjual atau pebisnis, maka kamu tidak asing dengan istilah invoice. Yuk, simak pengertian invoice online dan apa saja yang harus ada dalam membuat invoice online dan bagaimana cara membuat invoice online.

Pengertian Invoice Online

Saat menjalankan sebuah bisnis, faktur atau invoice merupakan dokumen yang harus anda miliki. Invoice ini akan anda berikan kepada pelanggan atau pembeli saat melakukan jual beli produk. Namun, seiring perkembangan zaman dimana banyak proses jual beli dilakukan secara online, maka invoice yang diberikan juga secara online. Dengan membuat invoice online, anda sebagai pebisnis akan dipermudah dalam proses manajemen bisnis anda. Kemudahan yang lain dengan membuat invoice online adalah anda bisa mengirimkannya via email ke pembeli tanpa perlu repot mencetaknya.

Hal yang Harus Ada Dalam Membuat Invoice Online

Meskipun invoice yang anda buat bersifat online, anda harus tetap memperhatikan poin-poin yang harus ada di dalam sebuah invoice. Hal ini bertujuan agar informasi yang ada di dalam invoice online juga bisa diterima dan dipahami oleh pembeli. Poin-poin tersebut adalah:

  1. Logo dan nama perusahaan.
  2. Nomor order atau pesanan.
  3. Nomor urut invoice.
  4. Surat jalan atau delivery order atau bisa diganti dengan kode nomor transaksi.
  5. Detail deskripsi produk yang dibeli oleh pembeli.
  6. Jumlah total pembayaran yang dibayar oleh pembeli.
  7. Sertakan besaran diskon (jika ada diskon yang digunakan dalam transaksi pembelian).
  8. Besaran biaya pengiriman (jika ada).
  9. Besaran biaya PPN jika dibebankan kepada pembeli.
  10. Besaran jumlah total (penjumlahan antara harga produk, diskon, ongkos kirim, dan PPN).

Dalam membuat invoice online setidaknya anda perlu mencantumkan beberapa poin utama diatas. Meskipun sifatnya hanya online, tetapi invoice merupakan data penting dalam transaksi jual beli sehingga harus memuat informasi dasar secara lengkap. Jika invoice online milik bisnis anda belum lengkap, segera dilengkapi ya agar memudahkan proses manajemen dan pembeli juga! Oleh karena itu perlu memilih cara membuat invoice online yang tepat agar usaha anda berjalan lancar.

Posted on Leave a comment

Ketahuilah Jenis-Jenis Celana Dalam, Sebelum Membeli Grosir Celana Dalam Wanita

grosir celana dalam wanita

Celana dalam mungkin menjadi salah satu kebutuhan sandang yang sangat penting untuk setiap orang. Apalagi seorang wanita, harus lebih banyak memiliki celana dalam. Temukan berbagai grosir celana dalam wanita yang murah dan berkualitas. 

Bagi sebagian wanita mungkin hanya mengetahui beberapa jenis celana dalam saja. Namun, jangan salah jika ternyata celana dalam wanita itu jenisnya cukup banyak. Ketahuilah beberapa jenis-jenis celana dalam wanita. 

Jenis-Jenis Celana Dalam Wanita

Celana dalam wanita ternyata memiliki berbagai model yang sebagian hampir sama. Inilah beberapa jenis atau model celana dalam wanita. 

  1. Classic Briefs 

Jenis ini sepertinya sudah sangat familiar di kalangan wanita. Pada jenis ini memiliki model celana dalam dengan lingkar pinggang hingga area dekat pusar. Model ini memiliki potongan yang standar dan dapat menutupi area pinggul hingga daerah kewanitaan. 

  1. Control Briefs 

Control briefs ini dapat menjadi model ternyaman untuk celana dalam wanita. Biasanya terdapat tali pinggang elastis dan terdapat potongan yang menutupi area paha hingga pinggul. Bagian karetnya akan terlihat lebih tinggi. Jenis ini memberikan model dengan bentuk langsing. 

  1. Bikini 

Model yang satu ini menjadi model yang tidak asing terdengar di kalangan wanita. Jenis bikini ini memliki bagian belakang yang hanya menutupi 3/4 area bokongmu. Jelana dalam jenis ini tidak cocok untuk kegiatan sehari-hari, dapat menjadi pilihan untuk gym atau fitnes. 

  1. Thong 

Jenis ini tidak memiliki garis pada bagian kiri dan kanan, melainkan hanya bagian tengah saja. Ini menjadi jenis celana dalam yang cukup sexy. Celana dalam jenis ini cukup tipis, maka cocok digunakan bersamaan dengan rok atau gaun yang ketat. 

  1. G-string

Jenis celana dalam ini memiliki bagian samping dan belakang yang berupa tali. Garis celana dalam ini tidak cocok untuk dikenakan pada pakaian yang ketat. Biasanya cocok untuk yang sedang mengenakan gaun. 

  1. Boyshorts

Celana jenis ini mirip dengan celana boxer laki-laki, melainkan bahannya lebih ketat. Jenis ini dapat menutupi bokong secara menyeluruh. Jenis ini sangat cocok jika sedang menggunakan rok. 

Jika sudah cukup mengenal beberapa jenis celana dalam wanita dan ingin membeli grosir celana dalam wanita. Ketahuilah beberapa tips untuk merawat celana dalam, apalagi wanita memiliki organ intim yang sensitif. 

Tips Merawat 

Merawat celana dalam agar awet merupakan salah satu hal yang harus dilakukan oleh wanita. Inilah tips untuk merawat celana dalam agar tidak melar dengan cepat. 

  1. Mencuci dengan tangan 

Sebaiknya akan lebih baik mencuci dengan tangan, mengurangi mencuci dengan mesin cuci. Mesin cuci dapat merusak serat yang terdapat di dalam karet celana. Lakukan dengan merendam sekitar 10-15 menit dengan deterjen berformula lembut. 

  1. Jemur tempat teduh

Setelah mencuci pakaian dalam, sebaiknya peras hingga air tidak tidak terlalu banyak. Lalu, sebaiknya menjemur di tempat yang teduh. Jangan di bawah sinar matahari secara langsung. Jika mengenai sinar matahari langsung akan menyebabkan serat karet mudah rusak. 

  1. Menyetrika 

Menyetrika setelah dijemur dengan kering dapat memastikan adanya kuman mati. Gunakanlah panas setrika yang rendah. 

Dengan mengetahui beberapa jenis jenis celana dalam, membuat lebih cepat untuk membeli jenis yang cocok dengan kebutuhan. Saat ini sudah banyak toko yang menyediakan grosir celana dalam wanita dengan harga terjangkau.